Showing posts with label Tips Office. Show all posts
Showing posts with label Tips Office. Show all posts

Cara Memperbaiki Error " Remote Item Header : This Item Has Not Retrieved From Server"


Salah satu client klikblogmu mendapat pesan error " Remote Item Header : This Item Has Not Retrieved From Server" ketika membuka msoutlook. Begimana cara memperbaikinya...yu kita coba ya

Penyebab Error "This Item Has Not Retrieved From Server"

Dalam kasus (cie kasus) error "This Item Has Not Retrieved From Server" kebanyakan disebabkan oleh koneksi yang lemot bin lambat alias slow, jadi semacam koneksinya RTO alias request time out dari server tempat menyimpan email kita. Jadi pastikan dulu koneksinya lancar jaya seperti jalan tol jabotabek pas libur lebaran...(hiks jadi ngelantur)


Cara Memperbaiki Error " Remote Item Header : This Item Has Not Retrieved From Server"

Ih udah gak sabar ya...ini step yang dilakukan oleh team azkiasolusi untuk memperbaikinya:

1)  Buka MS-outlook, di menu Send/Receive pilih Define Send/Receive Group


2) Di jendela yang tampil pilih group dan edit 


3) Pada jendela yang tampil pada remote mail section, pastikan unchek box "Include the selected account in this group"


4) Restart ms-outlook, pada kasus ini klikblogmu sich gak keluar lagi errornya, mudah-mudahan teman-teman juga sama...good luck...

Semoga bermanfaat...

"Jika berkenan ngobrol di IT-Newbi - cari solusi bareng-bareng..."


Cara Mengaktifkan Keyboard Arab di Windows 7 dan Menulis Arab di Ms Words



Hari ini kedatangan klikblogmu kedatangan anak sahabat yang sekolahnya  nyantri, menanyakan cara Menulis Huruf Arab di MS words....Sebenarnya untuk Menulis Huruf Arab di MS Words, kita hanya centang aja default keyboardnya  seperti gambar berikut :

Sebelumnya tentulah harus kita harus harus mengaktifkan keyboard Arabic di windows nya

Cara Mengaktifkan Keyboard Arab di Windows 7

Ada 5 tahapan  yang harus kita lakukan untuk Mengaktifkan Keyboard Arab di Windows 7, sama seperti postingan Mengaktifkan Keyboard Jepang di Windows 7 yang terdahulu dibahas.

1. Klik start\control panel kemudian pilih clock, language and regional maka akan muncul




2. Klik change keyboard…


3. kemudian pilih add\arabic (arab Saudi)



4. Setelah semuanya di klik Ok ada 3 kali Ok, maka di pojok bawah kanan taskbar
 ( Kalau tidak muncul, bisa jadi  taskbar language dalam posisi hide, baca Cara Menampilkan Windows Language Bar )


5. Untuk merubah keyboard English (EN) ke arabic (AR) atau sebaliknya, Kita tinggal pilih aja bahasa yang kita mau. Jika yang muncul EN berarti keyboard English yang sedang aktif, jika yang muncul AR berarti keyboard Arabic yang aktif.

*********** semoga Bermanfaat *************


Cara Memperbaiki "the item has not been received from the server outlook"

Salah satu client klikblogmu mendapati pesen "This item cannot be displayed in the reading panel.  The item has not been received from the server" di komputer yang dia gunakan. Hal ini menyebabkan pesan yang tampil direading panel hanya headernya saja.


Jadi bingung, semua dicek koneksi ke server email normal, tapi di send/receive keukeuh gak bisa.
Nemu cara manual dengan mark pesen, kemudian download manual. Walaupun bisa itu kan belum otomatis.

Cara Memperbaiki "the item has not been received from the server outlook"


Setelah ditelusuri ternyata itu masalah batas maksimal file yang bisa didownload dan bisa teratasi dengan 5 langkah saja. Langsung saja :


1. Masuk ke tab "file" kemudian pilih "option"


2. Pilih "advance" dan pilih  "send \ receive"


3. Pilih " Edit"


4. Hilangkan centang di "Download only header for items larger thans "


5. Restart ms outlooknya

Dan.....ternyata inbox direading panel kembali normal, dan pesen "the item has not been received from the server outlook" minggat tuh.

**** Semoga Bermanfaat*



148 Run Command di Windows


Tahukah anda bahwa menjalankan sebuah perintah di windows hanya membutuhkan waktu sekitar dua detik....!!

Bagi pengguna windows tentulah sangat familiar dengan fasilitas box “Run dan search”. Tapi pernahkah kita mengoptimalkan fungsi dari Run Command tersebut. Untuk memudahkan menjalankan perintahnya azkiasolusi mengumpulkan 148 Run Command di Windows yang bisa kita jalankan. 
Semua program yang disebut dapat diakses dari kotak Run di menu start atau command prompt...hayu kita intips




148 Run Command di Windows



Task Name

Run Command

About Windows
winver
Add a Device
devicepairingwizard
Add Hardware Wizard
hdwwiz
Advanced User Accounts
netplwiz
Authorization Manager
azman
Backup and Restore
sdclt
Bluetooth File Transfer
fsquirt
Calculator
calc
Certificates
certmgr
Change Computer Performance Settings
systempropertiesperformance
Change Data Execution Prevention Settings
systempropertiesdataexecutionprevention
Change Printer Settings
printui
Character Map
charmap
ClearType Tuner
cttune
Color Management
colorcpl
Command Prompt
cmd
Component Services
comexp
Component Services
dcomcnfg
Computer Management
compmgmt
Computer Management
compmgmtlauncher
Connect to a Network Projector
netproj
Connect to a Projector
displayswitch
Control Panel
control
Create A Shared Folder Wizard
shrpubw
Create a System Repair Disc
recdisc
Credential Backup and Restore Wizard
credwiz
Data Execution Prevention
systempropertiesdataexecutionprevention
Default Location
locationnotifications
Device Manager
devmgmt
Device Pairing Wizard
devicepairingwizard
Diagnostics Troubleshooting Wizard
msdt
Digitizer Calibration Tool
tabcal
DirectX Diagnostic Tool
dxdiag
Disk Cleanup
cleanmgr
Disk Defragmenter
dfrgui
Disk Management
diskmgmt
Display
dpiscaling
Display Color Calibration
dccw
Display Switch
displayswitch
DPAPI Key Migration Wizard
dpapimig
Driver Verifier Manager
verifier
Ease of Access Center
utilman
Encrypting File System Wizard
rekeywiz
Event Viewer
eventvwr
Fax Cover Page Editor
fxscover
File Signature Verification
sigverif
Getting Started
gettingstarted
IExpress Wizard
iexpress
Import to Windows Contacts
wabmig*
iSCSI Initiator Configuration Tool
iscsicpl
iSCSI Initiator Properties
iscsicpl
Language Pack Installer
lpksetup
Local Group Policy Editor
gpedit
Local Security Policy
secpol
Local Users and Groups
lusrmgr
Location Activity
locationnotifications
Magnifier
magnify
Malicious Software Removal Tool
mrt
Manage Your File Encryption Certificates
rekeywiz
Math Input Panel
mip*
Microsoft Management Console
mmc
Microsoft Support Diagnostic Tool
msdt
NAP Client Configuration
napclcfg
Narrator
narrator
New Scan Wizard
wiaacmgr
Notepad
notepad
ODBC Data Source Administrator
odbcad32
ODBC Driver Configuration
odbcconf
On-Screen Keyboard
osk
Paint
mspaint
Performance Monitor
perfmon
Performance Options
systempropertiesperformance
Phone Dialer
dialer
Presentation Settings
presentationsettings
Print Management
printmanagement
Printer Migration
printbrmui
Printer User Interface
printui
Private Character Editor
eudcedit
Problem Steps Recorder
psr
Protected Content Migration
dpapimig
Registry Editor
regedit
Remote Access Phonebook
rasphone
Remote Desktop Connection
mstsc
Resource Monitor
resmon
Resultant Set of Policy
rsop
Securing the Windows Account Database
syskey
Services
services
Set Program Access and Computer Defaults
computerdefaults
Share Creation Wizard
shrpubw
Shared Folders
fsmgmt
Snipping Tool
snippingtool
Sound Recorder
soundrecorder
SQL Server Client Network Utility
cliconfg
Sticky Notes
stikynot
Stored User Names and Passwords
credwiz
Sync Center
mobsync
System Configuration
msconfig
System Configuration Editor
sysedit (This command doesn't work in the 64-bit version of Windows.)
System Information
msinfo32
System Properties (Advanced Tab)
systempropertiesadvanced
System Properties (Computer Name Tab)
systempropertiescomputername
System Properties (Hardware Tab)
systempropertieshardware
System Properties (Remote Tab)
systempropertiesremote
System Properties (System Protection Tab)
systempropertiesprotection
System Restore
rstrui
Tablet PC Input Panel
tabtip*
Task Manager
taskmgr
Task Scheduler
taskschd
Trusted Platform Module (TPM) Management
tpm
User Account Control Settings
useraccountcontrolsettings
Utility Manager
utilman
Version Reporter Applet
winver
Volume Mixer
sndvol
Windows Activation Client
slui
Windows Anytime Upgrade Results
windowsanytimeupgraderesults
Windows Contacts
wab*
Windows Disc Image Burning Tool
isoburn
Windows DVD Maker
dvdmaker*
Windows Easy Transfer
migwiz*
Windows Explorer
explorer
Windows Fax and Scan
wfs
Windows Features
optionalfeatures
Windows Firewall with Advanced Security
wf
Windows Help and Support
winhlp32
Windows Journal
journal*
Windows Media Player
wmplayer*
Windows Memory Diagnostic Scheduler
mdsched
Windows Mobility Center
mblctr
Windows Picture Acquisition Wizard
wiaacmgr
Windows PowerShell
powershell*
Windows PowerShell ISE
powershell_ise*
Windows Remote Assistance
msra
Windows Repair Disc
recdisc
Windows Script Host
wscript
Windows Update
wuapp
Windows Update Standalone Installer
wusa
WMI Management
wmimgmt
WMI Tester
wbemtest
WordPad
write
XPS Viewer
xpsrchvw
Access Screen Resolution page
desk.cpl
Access Mouse properties
main.cpl
Access Windows Action Center
wscui.cpl
Access Network Adapters
ncpa.cpl
Access Power Option
powercfg.cpl
Access the Programs and Features Window
appwiz.cpl
Access the System Properties
sysdm.cpl
Access the Windows Firewall

firewall.cpl

MASTER PLAN BACK UP | PANDUAN BACKUP DAN RESTORE KOMPUTER ALA KLIKBLOGMU BAG 2


Setelah kita mengenal bagian 1 – Apa sih Backup itu dan mengapa saya memerlukannya?....lanjut ke bagian ke dua yaitu Master Plan Backup.

Sudah menjadi sebuah kelaziman, jika suatu sistem berjalan dengan baik memerlukan sebuah perencanaan atau Master Plan yang baik pula. Begitu juga dalam backup, kita membutuhkan sebuah master plan backup yang mengatur data, tools dan informasi yang harus dibackup.

Langkah-langkah yang perlu diambil untuk membuat backup yang sederhana dan otomatis, adalah sebagai berikut:

1. Dapatkan gambaran keseluruhan dari file kita, supaya kita tahu file apa dan dimana lokasinya.
2. Pindahkan User Profile ke drive atau partisi selain system
3. Pindahkan semua file pribadi dari partisi system
4. Putuskan file mana yang akan di backup, seberapa sering dan dipindahkan kemana, misalkan:
    4a. Photo -  musiman/ sesekali, bertahap – Hard Disk Eksternal
    4b. Musik, Film dan video – bulanan, bertahap - Hard Disk Eksternal
    4c. File pribadi – Mingguan, diferensial - Hard Disk Eksternal
    4d. Dokumen yang sering digunakan dan diedit – harian, sinkronisasi – online atau flash drive
    4e. File-file yang sangat penting - Sering, full – CD / DVD / Blu-ray or flash drive
5. Tentukan tools yang digunakan dan mensetupnya. Jangan lupa untuk menjadwalkan proses backup
6. Jika tools yang digunakan tidak menyediakan penjadwalan, maka buatlah sebuah jadwal backup manual.
7. Back up sistem operasi sekali untuk mempersingkat waktu jika diperlukan install ulang.

Itu saja. Cukup sederhana, bukan? Kemudian mari kita lihat detail

2.1 Dimana lokasi file kita dan apa yang harus kita back up?

Di bawah ini Anda akan menemukan daftar semua lokasi folder yang harus kita pertimbangkan untuk membackupnya. Panduan ini dapat membantu Anda menemukan file-file yang penting. Hal ini tidak dapat mencover keseluruhan setup sistem secara individu,  cara mengatur data pribadi, atau semua program yang telah diinstal.

TIP: Hidden Files. Perhatikan bahwa beberapa folder tercantum di bawah ini mungkin tersembunyi. Untuk melihatnya, buka folder induk masing, pergi ke> Organize and click > Folder and search options. In the > Folder Options window, switch to the > View tab. Under > Files and Folders select > Show hidden files, folders, and drives. Click > Ok di bagian kanan bawah untuk diterapkan ke folder yang dipilih saja. Klik> Terapkan untuk Folder di bagian kiri atas jika ingin berlaku untuk semua folder.

2.2 Daftar Backup 

Jika kita  memiliki ruang penyimpanan yang cukup dan waktu untuk menjalankan backup, kita sebaiknya membuat sebuah shortcut dan memperbaharui semua folder tertentu yang tertera di daftar backup. Kita akan mem back up banyak sekali file yang belum tentu kita butuhkan, tapi setidaknya semua file tidak ada yang terlewat.

2.3 Detail Backup Checklist

Ambil backup checklist sebagai garis besar dan personalisasi untuk merefleksikan pengaturan sistem pribadi. Jika kita temukan file yang tersebar di beberapa tempat, pertimbangkan tahap berikutnya dan luangkan waktu untuk mengatur file dan folder dengan cara yang cerdas.

Kita akan temukan bahwa  perubahan kecil itu dapat meningkatkankeamana file dan memudahkan proyek back up. Kita bagi daftar ke dalam tiga kategori :

1. File personal  = Default Lokasi file untuk file personal yang telah dibuat
2. File Media = Default lokasi untuk file media yang kita copy atau download
3. Data aplikasi = default lokasi software yang digunakan user serta setting file personal.




2.4 Bagaimana Cara Terbaik Untuk Mengelola file sehingga memudahkan backup

Sangatlah mudah mencari data pada sebuah komputer, karena ada fasilitas pencarian. Tetapi menjadi lebih kompleks ketika kita mencoba untuk membuat sebuah backup. Pada kasus ini, organisasi file akan sangat menguntungkan.

2.5 Lakukan Back Up sekarang !

Pengorganisasian file berarti kita harus memindahkan file itu sendiri, dan ini beresiko. Oleh karena itu, sebelum mengikuti salah satu saran dalam panduan ini, saya sarankan untuk melakukan backup keseluruhan sekarang!

Catatan : Lewatkan tahap ini, jika semua file pribadi Anda sudah berada pada hard drive atau partisi yang selain C:  atau partisi sistem!

Sebagai tujuan backup, kita dapat menggunakan drive eksternal atau partisi lain selain lokal C: drive. Anda dapat membuat cadangan seluruh drive atau pilih folder yang terletak di drive C: dari Daftar  di atas. Pastikan Anda memiliki cukup ruang kosong di tujuan backup.

Info: Jika Anda ingin membackup data beberapa gigabyte, biarkan proses backup berjalan semalaman karena proses backup bisa memakan waktu beberapa jam.

2.6 Windows Backup and Restore

Jika kita ingin membuat sebuah backup ke sebuah hard disk external, hubungkan sekarang. Untuk menjalankan fitur backup dan restore di windows 7, klik > Start dan ketik> Backup ke dalam kolom pencarian,  pilih> Backup dan Restore dan tekan> Enter.

Pada jendela yang terbuka, klik> Set up backup di sebelah kanan


Pada jendela baru, pilih drive tujuan backup dan tekan >Next.


Sekarang dapat kita pilih apa yang ingin kita backup seperti yang terlihat. Untuk backup manual tekan > Let me choose and > Next.


Check> Local Disk (C :), tetapi perhatikan bahwa Windows tidak akan membackup sistem dan file program. Jika kita ingin membuat sistem image sekarang, centang kotak masing-masing di kiri bawah. Anda dapat membiarkan items under > Data Files checked.


Terakhir, periksa ulang settingan kita, jika kita mau dapat merubah, dan tekan > Save settings and run backup untuk menjalankan proses backup.


Kita dapat menggunakan komputer dengan aplikasi yang ringan selama proses backup berlangsung, misalnya browsing internet atau membaca email. Namun, akan lebih aman jika komputer kita biarkan sampai backup selesai.


Proses backup membutuhkan waktu yang cukup lama. Jika anda tidak sabar menunggu sampai backup selesai, click > View Details dan kemudian click > Stop backup.



Jika perlu kita dapat mengembalikan backup yang baru saja dibuat dengan membuka >>Backup and Restore seperti dijelaskan di atas dan memilih cadangan yang tercantum di bawah >> Restore headline or browsing for another backup.

Klikblogmu berharap apa yang kami lakukan menunjukkan kepada Anda bagaimana mudahnya untuk menjalankan backup. Jika anda memperhatikan, Anda akan melihat beberapa fitur tambahan di default Windows Backup dan Restore tool.

Sebenarnya, dengan menunjukkan Anda ke pilihan penjadwalan backup, ini bisa menjadi akhir panduan ini. Namun, masih banyak cara yang bisa dilakukan menyimpan data dan membuatnya otomatis. Jadi mari kita kembali ke topik sebenarnya dari bab ini: mengelola file! Yang akan kita bahas di bagian ketiga dari artikel ini.